Yogyakarta, 21 Juli 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) YKY Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dengan menyelenggarakan Workshop Evaluasi Kurikulum dengan tema : Penyusunan Instrumen Evaluasi Ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada tanggal 20–21 Juli 2026 di Kampus STIKES YKY Yogyakarta. Workshop ini merupakan langkah strategis institusi dalam mengimplementasikan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, sekaligus memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui pengembangan sistem asesmen dan evaluasi yang terukur serta berkelanjutan.
Perubahan
paradigma pendidikan tinggi saat ini menempatkan Outcome-Based Education
(OBE) sebagai pendekatan utama dalam penyelenggaraan pembelajaran. OBE
menitikberatkan pada kemampuan nyata yang harus dimiliki lulusan pada akhir
proses pendidikan, sehingga seluruh proses penyusunan kurikulum, pembelajaran,
asesmen, dan evaluasi harus dirancang untuk memastikan ketercapaian capaian
pembelajaran lulusan (CPL). Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada proses
pembelajaran, tetapi juga pada hasil belajar yang dapat diukur, diamati, dan
dibuktikan melalui sistem asesmen yang valid dan reliabel.
Kegiatan workshop ini diikuti oleh 17 orang dosen STIKES YKY Yogyakarta, yang terdiri atas 12 orang dosen Program Studi Keperawatan Program Diploma III Keperawatan dan 5 orang dosen Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Program Sarjana. Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan berupa penyampaian materi, diskusi, praktik penyusunan instrumen evaluasi, serta presentasi hasil penyusunan instrumen evaluasi CPL oleh masing-masing program studi.
Kegiatan
menghadirkan Bapak Moh Afandi, S.Kep., Ns., MAN., Cand (PhD), akademisi
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus asesor LAM-PTKes dan pakar
pengembangan kurikulum berbasis OBE, sebagai narasumber utama. Dalam
paparannya, narasumber menegaskan bahwa implementasi OBE harus dilakukan secara
utuh melalui tiga komponen utama, yaitu Outcome Based Curriculum (OBC), Outcome
Based Learning and Teaching (OBLT), dan Outcome Based Assessment
and Evaluation (OBAE) yang saling terintegrasi dalam siklus peningkatan
mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement/CQI).
Materi
workshop membahas berbagai aspek penting implementasi OBE, antara lain
kebijakan implementasi OBE sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi, konsep
pengukuran ketercapaian CPL, hubungan antara CPL, CPMK, Sub-CPMK, curriculum
mapping, penyusunan indikator kinerja (Performance Indicator), penyusunan
instrumen Direct Assessment dan Indirect Assessment, rubrik
penilaian, hingga mekanisme analisis ketercapaian CPL sebagai dasar pengambilan
keputusan dalam siklus CQI. Peserta juga memperoleh kesempatan untuk melakukan
praktik penyusunan matriks evaluasi CPL dan instrumen asesmen sesuai
karakteristik masing-masing program studi.
Ketua
STIKES YKY Yogyakarta, Dr. Dewi Murdiyanti Prihatin Putri, M.Kep., Ns.,
Sp.Kep.M.B, menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tinggi menuntut
perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga
mampu membuktikan ketercapaian kompetensi tersebut melalui sistem evaluasi yang
objektif, terukur, dan terdokumentasi.
"Outcome-Based Education merupakan fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, STIKES YKY Yogyakarta terus memperkuat kapasitas dosen dalam mengembangkan sistem asesmen dan evaluasi yang mampu mengukur ketercapaian capaian pembelajaran lulusan secara valid, sehingga setiap proses pembelajaran benar-benar memberikan dampak terhadap kompetensi lulusan dan menjadi dasar peningkatan mutu secara berkelanjutan."
Workshop
ini menghasilkan berbagai dokumen strategis yang akan menjadi acuan
implementasi evaluasi kurikulum di lingkungan STIKES YKY Yogyakarta, meliputi instrumen
Direct Assessment, instrumen Indirect Assessment, rubrik
penilaian CPL, format rekapitulasi ketercapaian CPL, pedoman analisis CPL,
draft Continuous Quality Improvement (CQI), serta dokumen evaluasi
kurikulum pada setiap program studi. Dokumen tersebut diharapkan menjadi
perangkat utama dalam pelaksanaan evaluasi kurikulum berbasis data serta
mendukung pemenuhan standar akreditasi dan penjaminan mutu pendidikan tinggi
kesehatan.
Melalui
workshop ini, STIKES YKY Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus
membangun budaya mutu akademik yang adaptif terhadap perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dan dunia kerja. Implementasi
kurikulum berbasis OBE diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya
unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, kemampuan
berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta siap berkontribusi dalam
pembangunan kesehatan nasional.
Sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan, STIKES YKY Yogyakarta akan terus mengembangkan kurikulum yang relevan dengan standar nasional maupun internasional, memperkuat sistem pembelajaran dan asesmen berbasis luaran, serta menjalankan siklus peningkatan mutu secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing global.
Kontak Media
Humas STIKES YKY Yogyakarta
Jl. Patangpuluhan Sonosewu No. 1 Yogyakarta
Email: humas@stikesyky.ac.id
Telepon: (0274) 450691


